Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Maret 2016

hidup itu (bisa jadi) seru!



www.india-forums.com

Namaku Donatus.

Aku harap tidurku lebih lama malam ini karna mimpi jauh lebih menarik daripada hidupku sendiri.

Umurku 20 tahun tapi aku habiskan waktuku untuk mengunci diriku dalam kamar.

Aku punya keinginan mengelilingi dunia dan menemukan . . .

Hijaunya daun dihutan dan jernihnya sungai yang lahir ditengah indahnya hujan tropis.

Birunya laut dan putihnya pasir pantai juga karang-karangnya.

Lapangnya lapangan rumput dan merdunya musik.

Indahnya senja dan matahari yang kian tenggelam.

Gemerlapnya kota dan cantiknya perempuan dengan setiap mimpinya.

Lampu-lampu mobil dan gelapnya jalanan.

Kerlipnya bintang-bintang dan megahnya galaksi bimasakti.

Tingginya gunung dan ajaibnya salju yang menutupinya.

Renyahnya macam-macam kuliner dan manisnya minuman-minuman yang menarik untuk dilihat.

Segala hewan yang menggemaskan dan gagahnya hewan-hewan predator.

Wajah-wajah gairah anak-anak pada masa depan dan wajah-wajah kuatir orang tua akan masa depan.

Tertawanya orang-orang dan kekonyolan masa muda.

Ributnya kota dan sepinya desa.

Manis cinta dan ajaibnya dunia yang belum aku lihat.

Meskipun bagiku diam mengunci diri dikamar merupakan kebutuhan namun pada suatu titik aku ingin keluar ruangan mencari sesuatu yang aku lihat difilm yang aku tonton.



Kamis, 04 Februari 2016

Life Is A Gift. Protect It!

 
focusnjoy.com


Kematian itu pilihan kita. Apa susahnya mati? Kau diam saja bisa mati. Tapi hidup itu anugerah. Bukannya susah untuk hidup? Kau bekerja keras siang dan malam untuk tetap hidup. Tapi kita bisa terus hidup karena hidup itu anugerah.

Apa hidup itu pilihan? Apa yang kita pilih dari hidup? Pertanyaan ini muncul gitu aja dibenak saya saat sela-sela malas-malasan dikamar kosan. Apa saya yang pilih buat hidup kaya gini malas-malasan gak ngerjain apa-apa atau memang udah takdir kaya gini?. Tiap ketemu teman lain saya lihat kehidupan mereka lebih menyenangkan jauh dari yang saya rasakan. Bagaimana cara dia bisa milih hidup kaya gitu?.

Teringat sama kalimat disalah satu artikel yang saya baca kurang lebih gini “kalau kamu menyesal hidup didunia ini kenapa tidak menolak saat dilahirkan” yang berarti hidup itu bukan pilihan namun sebuah pemberian. Kematian itu pilihan kita. Apa susahnya mati? Kau diam saja bisa mati. Tapi hidup itu anugerah. Bukannya susah untuk hidup? Kau bekerja keras siang dan malam untuk tetap hidup. Tapi kita bisa terus hidup karena hidup itu anugerah.

Hidup saya memang terasa membosankan tapi saya selalu ingin buatnya jadi lebih menarik dan hidup sebagai orang baik. Layaknya sebuah harta karun kehidupan ini perlu dijaga agar tidak menjadi sesuatu yang buruk dikemuadian hari. Saya merasakan sendiri tidak gampang menjadi orang yang baik di dunia ini. Hidup selalu keras untuk orang baik.

Saya punya banyak mimpi dihidup ini yang ingin saya wujudkan. Hanya saja saya bukan orang yang gampang untuk memulai sesuatu karena saya selalu bingung apa yang harus saya kerjakan pertama kali. Tidak gampang menjadi pribadi semacam ini dan perlu banyak motivasi untuk mulai mengerjakan sesuatu. Untung saja motivasi saya mimpi-mimpi saya tadi.

Tapi apakah saya yang memilih untuk hidup seperti ini?. Sebenarnya saat dihadapkan dengan tantangan kita diberi pilihan “lakukan” dan “tidak lakukan” sedangkan saya belum milih apapun. Saya hanya diam tak tahu untuk memilih apa. Dalam hati saya ingin melakukan yang saya pikirkan tapi kenyataannya saya masih belum melakukan apa-apa.   

Sabtu, 07 November 2015

Mental Bayangan

image by ranggabozz.deviantart.com


Lihat orang lain usaha, remehkan. Lalu oarang lain udah sukses, kamu mau sukses kayak dia. Mental bayangan!


Banyak manusia yang bermental bayangan berkeliaran diatara orang sukses. Ya pengen sukses juga ya karena sukses itu enak. Ya kan enak? Cara mencapainya kurang pentinga yang penting sukses itu enak dan kamu bisa ngapa-ngapain kalau udah sukses.

Saat ada yang bermental sukses berusa ngembangin usahanya jadi youtuber professional misanya. Para manusia bermental bayangan akan ikut-ikutan jadi youtuber. Namun, setelah terang sukses jadi youtuber kemarin hilang mereka akan ikut hilang dengan sendirinya. Bayangan ada karena ada terang yang dihalangi sesuatu dan setelah terang itu hilang maka bayangan juga akan hilang tapi sesuatu itu tadi akan tetap ada. Ngerti? Ya udah renunngin aja deh :D

Para manusia yang bermental bayangan ini hanya para manusia yang ingin sukses seperti orang-orang yang mereka lihat sukses dan mereka bukan orang-orang yang terinspirasi oleh orang-orang yang sukses tadi. Ya sekedar pengen sukses aja kayak orang lain tapi gak mau ngotorin tangannya dan ngeluarin keringat banyak.

Perbedaan orang-orang bermental bayangan dengan orang-orang terinspirasi adalah bagaimana orang terinspirasi kalau gagal akan ingat lagi bagaimana orang yang di kagumi bisa sukses dan bangkit lagi, sedangkan orang bermental bayangan ya udah kalau gagal sampai disitu aja.

Ini pendapat saya tentang orang-orang yang hanya latah melihat orang sukses bukan tertular mental suksesnya. Sekian tulisan kali ini kalau kalian punya pendapat lain atau tidak sependapat dengan tulisan ini silahkan curahkan dikolom komentar. Thank’s.

Sebuah Perang Tanpa Kekerasan


Perang tanpa kekerasan atau perang melawan perpedaan. Kalau Tuhan menciptakan kita itu sama pasti kita gak perlu ribut dengan perbedaan. Tapi Tuhan ciptakan kita berbeda-beda mulai dari suku, agama, warna kulit, selera music, pemikiran, hobi dan masih banyak lagi. Itu kehendak Tuhan kita berbeda. Terus kenapa kita bermasalah dengan perbedaan-perbedaan kalau itu membuat kita hidup melengkapi satu dengan yang lain bukan tenggelam diantara satu warna saja. 

Konflik akan selalu ada karna ada perbedaan. Konflik tidak bisa dihindari, itu bagian dari kehidupan. Tapi, kekerasan akibat perbedaan tidak dapat ditolerir. Hidup damai dalam perbedaan adalah keterampilan yang dapat dibangun. Yang perlu dilakukan adalah menjadi orang yang membuat perdamaian dan jangan berhenti membuat perdamaian. Karena setiap manusia ingin kedamaian, manusia rindu akan sesuatu yang baik.

Apa yang terjadi kalau tidak ada lagi kedamaian? Perang, bullying, diskriminasi, benci dan kekerasan kepada mereka yang lemah. Tapi bayangkan kembali kalau manusia menjunjung tinggi perdamaian cinta, tentram, tawa, tidak ada perang dan kamu bisa pergi kemanapun tanpa takut perbedaan yang ada pada dirimu. Menjadi damai membuat dunia yang kita tinggal ini jauh lebih baik.


Tapi bagaimana cara bertoleransi agar damai tersebut dapat tercipta?.  



1.      Bersikap baik kepada semua orang maka orang akan membalasnya dengan bersikap baik kepadamu. Kalau mereka membalas dengan sikap yang sebaliknya percaya aja kalau mereka nantinya akan bersikap baik padamu
2.      Menghormati kepada semua orang yang berbeda dengan kamu. Sama seperti diatas mereka akan balik menghormati kamu.
3.      Lihat sisi baik dari semua orang. Dari sekian banyak perbedaan kamu harus memandang sisi baik orang lain supaya kamu bisa menerima mereka untuk hidup berdampingan dengan kamu.
4.      Jangan pamrih. Hidup tanpa pamrih membuat hidup kamu bebas dari ikatan yang harus dibayar yang nantinya mengikat kamu karena keegoisanmu itu.
5.      Menerima perbedaan individual. Artinya kita menerima masing-masing individu berbeda satu dengan yang lainya. Jadi setiap orang dapat peran dan tugasnya masing-masing di hidup ini.
6.      Berkerja sama untuk melawan intolerasi. Kita sadar kita tidak dapat berperang sendiri jadi ajang teman yang satu pemikiran dengan kamu untuk ikut sama-sama berperang melawan intoleransi.
7.      Kuat kan diri untuk melawan intoleransi. Kamu harus memiliki keberanian untuk berdiri melawan sisi yang timpang dalam perbedaan. Itu jauh lebih baik daripada diam.


Sekarang semua ada ditangan kamu. Ingan bahwa hidup dengan perperangan diantara perbedaan itu berbahaya. Kamu harus mulai belajar semua yang ada didunia ini tidak sama dengan kamu. Setiap hari kamu punya kesempatan untuk melawan ketidakadilan. So, what will you do?

gambar dari google image

Senin, 19 Oktober 2015

Menghargai Privasi


Privacy www.yq.co.nz
Kerahasiaan pribadi (Bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk menutup atau melindungi kehidupan dan urusan personalnya dari publik atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka paling gak itu yang Wikipedia bilang.

Banyak orang yang ngerti akan privasi tapi sedikit yang mau menghargai privasi. Sering sifat kepo kamu ngerugiin buat orang-orang yang kamu kepoin.

Privasi kamu dibongkar sama aja hak kamu untuk hidup direnggut. Sesuatu yang harusnya kamu tahu malah diketahui khalayak ramai. Misalnya, alasan kamu beli sekantong penuh sabun tiap hari kamu terbongkar dan satu kelas tau kamu ngapain dengan sabun sebanyak itu. Tentu dengan terbongkarnya hal ini membuat kamu malu untuk sekolah/kuliah dan sampai berhenti karena depresi dengan rasa malu tersebut. Namun, buat yang membongkar mungkin menganggap ini hal biasa dan tak akan berdampak serius karena kurang memahami esensi hak privasi kamu.

Contoh lain yang dari kurang menghargai privasi seberti pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut
1.      Warna CD kau apa? (kalau aku gak pake kenapa…)

2.      Kok masih jomblo sih? (loyalitas sebagai anggota jomblo!)

3.      Gaji kamu berapa perbulan? (cukup buat beli idup!)

4.      Kamu sangean gak orangnya? (what the....!)

5.      Kamu cebok pakai tangan yang mana? (please.. get a life!!)

6.      Itu kamu gede gak? (arghhghghhg!?)

Kalau kata Wikipedia privasi dianggap sebagai suatu aspek dari keamanan. Namun, apa yang membedakan privasi dengan keamanan?.

Contoh membedakan privasi dengan keamanan :
Keamanan       : menggembok pintu kamar agar tidak ada yang dapat masuk kamar.
Privasi             : menutup pintu untuk menjaga orang lain tidak sembarangan masuk kamar.

Keamanan       : cara untuk menjaga barang pribadi dari orang lain.
Privasi          : kemampuan menjaga akses terkait informasi pribadi dan aktifitas pribadi terhadap orang lain


A career is born in public, talent in privacy. -Marlyn Monroe
 

Privasi atau ruang pribadi seseorang bukan cuma dimiliki oleh selebri-selebri, atau orang orang terkenal saja. Privasi dimiliki oleh setiap orang disemua kalangan. Pernah gak kamu berbisik keseseorang atau mengarahkan layar handphone kearah yang tidak orang lihat saat mengetik pesan singkat atau menutup pintu rumah/kamat?. Hal itu menunjukan bahwa kita memerlukan ruang pribadi yang tidak untuk diketahui semua orang. Dengan menjaga privasi bukan berarti kita orang yang introvert tapi kita butuh tempat untuk hidup kita sendiri dan bukan untuk orang lain ketahui.

So, mulai sekarang kamu harus mulai sadar akan hak privasi orang. Hargai privasi orang selayaknya kamu menghargai rivasi kamu sendiri. Karena setiap orang butuh ruang untuk mengembangkan diri-sendiri yang jauh dari jangkauan orang lain. Dengan melanggar privasi berarti kita mengambil kontrol seseorang akan hidupnya. So, let’s be smart

Minggu, 11 Oktober 2015

Mental Judge Generasi ke Generasi

Halo semua balik lagi ditulisan ini kita bertemu. Sekalian post pertama di domain gamifoku.net yang awalnya gamifoku.blogspot.com.

Jaman senantiasa berubah dan terus berjalan kerah yang lebih modern maka kita dituntut siap untuk menghadapi arus perubahan jaman. Orang-orang yang akan tersingkir adalah orang-orang yang tidak bisa mengikuti gejolak dalam perubahan jaman dan tetap pada ego generasinya. 
Tidak ada salahnya membanggakan namun tidak sampai menyalahkan generasi setelahnya dan merasa generasi sendiri adalah yang paling benar. Karna adanya jaman sekarang adalah hasil dari jaman sebelumnya. Dimana tongkat estafet dari generasi sebelumnya yang membangun arah peradaban maka akan dilanjutkan oleh generasi berikutnya dengan cara mereka sendiri.
Generasi sebelumnya harus mampu beradaptasi dengan generasi saat ini dan berusaha untuk membuatnya lebih baik. Memang susah untuk mengerti antar generasi dengan cara dan arah berpikir yang berbeda. Generasi sekarang adalah generasi teknologi. Generasi yang mempunyai rasa keingintahuan yang kuat akan hal baru dan memiliki “jiwa pemberontak” untuk mengubah sesuatu yang lama dengan sesuatu yang baru dengan cara mereka.
Untuk para generasi yang tua-tua beri kepercayaan kepada generasi muda untuk berkarya dan dukung karya mereka. Hal yang mereka mau adalah untuk membuat dunia menjadi lebih baik dimasa depan agar generasi setelah mereka dapat hidup sesuai dengan yang mereka harapkan. Perubahan memang menakutkan, hadapi ketakutanmu dan buat perubahan. Salam.

Senin, 03 Agustus 2015

kuliah bukan buat sukses tapi salah satu jalan buat sukses



Sore-sore biasanya gue keteras rumah buat nongkrong sendirian sambil merenung cari inspirasi atau mikirin hal-hal yang udah dan lagi atau mau dilakuin kedepan. Selain mikiran hal yang berbau porno #KetawaKeji biasanya lamunin selesai kuliah seperti apa gue kelak. Apa nganggur-nganggur gak jelas, nikah, atau kerja-kerja gitu. Ya tapi gue tetap berserah pada Tuhan. Semoga aja hidup gue akan lebih baik kelak. Amin.
Dari semua orang sukses yang gue baca bukunya selalu ada cerita yang keren buat diceritain. Ya gue katakan keren karena seru buat di baca walaupun cerita sangat kelam. Tapi sebenarnya semangat dianya lah yang mau diceritain. Jadi gak salah dong kalo gue bilang semua orang punya cerita yang pantes buat sibagiin.
Baru-baru ini gue dengar dari senior gue dikampus kalo sebaiknya pemikiran kalo kuliah untuk sukses itu harus diubah jadi kuliah untuk menjadi lebih baik. Ya, bener aja kalo mau sukses ya kerja!. Tapi, pemikiran gue sebelum kuliah ya karena gue gak tau kerja apa jadi gue kuliah. Tapi jangan salah, disaat kerja-kerja gitu determinasi gue tinggi, niat mau kerjanya kuat. Tapi niat aja gak cukup makanya gue coba kuliah dulu.
Saat kuliah berarti kita berada satu langkah sebelum garis start. Yang berarti itu adalah saat-saat untuk kita menyiapkan segala skill dan kemampuan kita sebelum berpacu di arena sebenarnya. Manfaatin waktu secukupnya jangan terlalu cepat karna tiap waktu berharga dan kita masih punya sisa. Jangan lama amat ntar ketinggalan start. Tepat waktu itu lebih baik :D
Mungkin kalian akan bilang “ya elaah lu masih semester berapa sih tong? Mau ngajarin gue yang udah sesepuh gini.. penantian lu masih panjang tong”. Justru itu gue mau bagiiin pemikiran gue supaya ente-ente yang udah jauh berpengalaman bagiin pengalaman ente yang berharga itu, supaya kita generasi-generasi penerus ini “sukses” menjadi “lebih baik” nantinya.

Minggu, 10 Mei 2015

Sebuah Cerita Sebuah Semangat

http://www.beranda.co.id/wp-content/uploads/2014/11/belajar-bahasa-baru.png


Jadi mahasiswa itu kalo gak malas ya rajin. Dan aku termasuk yang malas hehe. Kegiatanku setiap minggu pagi kuliah sore pulang (kalo sampe sore) lalu gak ada kerjaan lagi dan gitu terus tiap minggunya. Ya kadang kadang sibuk sih kalo tugas udah numpuk dan udah mepet waktunya (akibat sering nunda tugas) karena sering males-malesan di kamar kost. Oh ya ngomong-ngomong aku anak kost :D udah gitu aja!.. Lama-kelamaan aku mulai bosan dengan rutinitas yang tiap hari gitu-gitu aja. Akhirnya aku berpikir buat lakuin sesuatu yang produktif yang berguna buat diri sendiri. Sempet bingung mau lakuin apa pengen kerja tapi masih kuliah, part time yaelah kayak diterima aja, musik gak bisa, photografi gak punya kamera, jalan-jalan ya ampun modal kita anak kost berapa sih :v. akhirnya nyoba buat nulis dengan berbekal pengalaman sehari-hari sebagai bahan tulisan. Dan….